Kasus Susu Formula Beracun Guncang Keamanan Makanan Anak di Tiongkok

Diposting pada: 2015-06-24, oleh : Admin Web, Kategori: Kesehatan

Shanghai, Otoritas kesehatan dan keamanan pangan di Tiongkok mendapat perhatian dari masyarakat dan media. Hal ini terkait dugaaan adanya susu formula beracun yang ditemukan di tiga produsen susu di negara tersebut.

China Food and Drug Administration menulis ada tiga produsen susu formula yang positif mengandung bahan kimia beracun di produknya. Satu positif mengandung asam nitrat dan dua lainnya memiliki kadar selenium di atas batas normal.

"Kami menemukan adanya asam nitrat dari lima produk susu buatan Shaanxi Guanshan Dairy Co. Ltd dan adanya kadar selenium yang melebihi standar di produk susu buatan Xi'an Guanshan Dairy Co. Ltd dan Shengtang Industry Co. Ltd," seperti dikutip Reuters dari situs resmi mereka, dan ditulis Rabu (24/6/2015).

Baca juga: Kasus Pangan Berbahaya Masih Banyak, Masyarakat Diminta Lebih Perhatian

Nitrat merupakan senyawa yang biasa digunakan sebagai pestisida di bidang pertanian. Dalam jumlah kecil, Nitrat dikatakan tidak berbahaya bagi tubuh. Namun otoritas pangan Tiongkok mengatakan Nitrat bisa berbahaya jika bercampur dengan beberapa jenis bakteria.

Sementara selenium sendiri merupakan zat yang diklaim sebagai antioksidan. Namun penggunaan untuk makanan dan minuman belum disetujui di Tiongkok, khususnya sebagai bahan untuk susu formula anak.

Meski ditemukan bahan kimia dalam produk tersebut, belum dilaporkan adanya korban anak meninggal dunia ataupun sakit. Semua produk yang dites merupakan produk susu bubuk dan hasil olahan susu kambing.

Kasus susu formula beracun memang sangat sensitif di Negeri Tirai Bambu tersebut. Pada tahun 2008 terjadi kasus di mana susu yang mengandung melamin dijual di pasaran dan menyebabkan ribuan anak masuk rumah sakit, bahkan 6 di antaranya meninggal dunia.


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id